BAB 25 Pergumulan Gereja Timur Tengah

Suatu hari saya berbicara di sebuah gereja Arab di Amerika Serikat, dan dalam pendahuluannya pendeta menyebutkan bahwa saya telah diwawancarai di The 700 Club. The 700 Club adalah pelayanan televisi Pat Robertson, yang sangat mendukung Israel.

Saya berdiri untuk berbicara dan hampir sampai pada akhir pesan saya, ketika seorang pria Arab berdiri dan mulai menuduh saya. “Mengapa Anda menerima undangan (untuk tampil di The 700 Club) Apakah Anda tidak tahu siapa itu Pat Robertson? Pria ini bukan seorang Kristen. Orang ini adalah seorang Zionis. Orang ini mendukung orang-orang Yahudi di Israel yang membunuh rakyat kita dan menghancurkan rumah kita.”

Saya yakin orang ini adalah seorang muslim. Saya berbicara dengan ramah kepada dia dan berkata, “Saya hampir selesai. Setelah pertemuan ini, mari kita pergi ke luar dan minum kopi sambil berbicara tentang hal ini.” Ketika kemudian saya berbicara dengan orang lain, saya terkejut mengetahui bahwa dia adalah seorang Kristen. Saya tidak percaya betapa ia terdengar seperti seorang muslim ketika ia berbicara tentang Israel.

Sayangnya, sikapnya terhadap Yahudi adalah hal yang sangat umum di gereja Timur Tengah.

Dalam bab ini, saya berdoa kepada Tuhan agar membantu saya untuk menghadirkan situasi gereja di Timur Tengah bagi Anda. Kristen Barat mungkin akan terkejut melihat betapa gereja ini berbeda dibandingkan dengan gereja Barat.

PENGINJILAN YANG HILANG

Saya percaya hal yang paling menyedihkan tentang gereja di Timur Tengah adalah bahwa mereka adalah penginjilan yang terhilang. Gereja Timur Tengah memiliki kesempatan terbaik untuk membantu mendamaikan umat Islam dan Yahudi dengan memperkenalkan mereka kepada Injil. Sayangnya, hal ini tidak pernah terjadi.

Gereja Timur Tengah tidak ingin menjangkau muslim atau Yahudi. Mereka menghindari umat Islam sebab orang-orang Kristen sering dianiaya karena memurtadkan seorang muslim. Mereka menghindari orang-orang Yahudi karena mereka menganggap orang-orang Yahudi adalah musuh-musuh mereka – sama seperti umat Islam.

Sikap ini mungkin akan membuat Anda terkejut. Bagaimanapun, mengingat bahwa gereja Timur Tengah harus bertahan di tengah api dan memfokuskan sebagian besar energinya agar tidak terbakar dapat membantu kita untuk memahaminya. Gereja ini berada dalam modus untuk bertahan hidup.

Orang-orang Kristen telah berada di bawah kemurahan politik di Timur Tengah sejak pasukan Muhammad menaklukkan negara mereka. Pemimpin Kristen tidak bebas. Mereka berada di bawah bayang-bayang pemerintah. Sebagai hasilnya, mereka mengisolasi diri dari masyarakat. Mereka tidak mau mengambil resiko membawa orang baru ke dalam gereja.

Ketika saya menjadi seorang Kristen di Mesir, saya sangat sulit menemukan sebuah gereja yang mengizinkan saya untuk menghadiri ibadah. Saya sendiri mendatangi tiga pendeta yang kemudian mengatakan bahwa saya tidak diterima di gereja-gereja mereka. Saya akhirnya pergi ke sebuah biara, jauh di luar Kairo, berharap mereka yang disana akan membantu saya karena mereka berada jauh dari polisi rahasia di kota. Bahkan mereka menolak, tetapi mereka memberi saya satu lagi nama pendeta yang mungkin dapat membantu. Saya pergi ke gereja itu di hari berikutnya. Pendeta itu sangat sulit pada awalnya, berusaha untuk memastikan kejujuran saya. Kemudian dia menerima saya, dan saya beribadah dengan jemaat itu selama satu tahun sampai saya meninggalkan Mesir.

Saya berterima kasih kepada Tuhan karena pendeta ini, yang bersedia mengambil resiko besar untuk menjangkau seorang muslim yang murtad. Saya berhati-hati agar tidak menyebabkan ia kesulitan. Saya naik bus ke gereja, bukannya mengemudi mobil, untuk menghindari diikuti oleh muslim radikal. Saya tidak menceritakan kisah saya kepada anggota gereja. Saya juga sangat berhati-hati agar tidak diperiksa oleh polisi Mesir yang ditugaskan sebagai penjaga keamanan di pintu gereja. Sampai polisi terbiasa melihat saya, saya selalu berhati-hati untuk masuk dan keluar dari pintu, bercampur dengan kerumunan orang banyak.

Seperti yang baru Anda lihat dalam cerita saya, gereja bertahan di bawah banyak ketakutan dan intimidasi. Saya percaya ini adalah bagian dari alasan mereka mengapa mereka mengadopsi sikap umat Islam terhadap Israel. Ini sedikit membantu hubungan mereka dengan umat Islam. Berikut ini adalah contoh dari apa yang dipercayai mereka:

PERLAWANAN ATAS YAHUDI

Paus Shenuda, pemimpin gereja Ortodoks Koptik di Mesir, telah bekerja dengan baik untuk mengungkapkan keyakinan gereja tentang orang Yahudi. Sebagian besar orang Kristen Timur Tengah mengamini keyakinanya (baik ortodoks dan evangelis). Dalam serangkaian wawancara yang diterbitkan dalam sebuah buku, ia mengungkapkan ide-ide berikut:

Tuhan sudah selesai dengan orang Yahudi.
Paus Shenuda berkata, “Agama Kristen kami mengatakan Tuhan sudah selesai dengan orang-orang Yahudi. Sebagai orang-orang pilihan, orang Yahudi menerima firman dari Allah dan melindungi kitab-Nya. Orang-orang Kristen telah datang dan mengambil alih posisi itu … Tidak ada tempat lagi untuk orang-orang Yahudi dalam rencana Tuhan.”1

Orang-orang Yahudi tidak memiliki hak ilahi atas tanah Israel hari ini.
Paus Shenuda ditanyai mengenai referensi Alkitab yang berbicara tentang orang-orang Yahudi yang kembali ke tanah perjanjian. Dia menjawab, “Janji Tuhan bagi Israel yang ada di Alkitab berbicara tentang masa lalu, bukan masa kini. Itu bukan janji yang berhubungan dengan masa depan mereka. Janji itu diberikan kepada orang-orang Yahudi di Perjanjian Lama, tetapi tidak untuk orang-orang Yahudi masa kini.”2

Muslim memiliki lebih banyak kesamaan dengan orang Kristen daripada orang-orang Yahudi karena muslim menerima Yesus sebagai seorang nabi sementara Yahudi tidak.
Paus Shenuda berkata, “Islam percaya bahwa Yesus Kristus datang dan dilahirkan oleh perawan Maria, dan Islam percaya bahwa Yesus melakukan mujizat, dan Quran menggambarkan hal ini. Islam menyebut orang Kristen Ahli Kitab. Islam mengakui kita dan menghormati kita, tetapi orang-orang Yahudi menolak setiap agama.”3

Pemimpin gereja Arab lainnya di Timur Tengah membuat pernyataan yang sama. Ia menegaskan bahwa Tuhan akan lebih mendukung muslim daripada orang Yahudi karena alasan berikut:

Orang-orang Yahudi menolak Yesus dan menyangkal-Nya, tetapi muslim Arab tidak pernah menolak Kristus. Mereka percaya kepada Yesus. Mengapa Tuhan harus berpihak pada orang-orang yang menyangkal, menolak, dan membunuh Yesus (yaitu, orang-orang Yahudi), dan berbalik melawan orang-orang yang percaya kepada-Nya sebagai seorang nabi (yaitu kaum muslim)?4

Orang Kristen seharusnya tidak mengunjungi Israel sampai Yerusalem berada di bawah kendali bangsa Arab.
Paus Shenuda telah melarang Kristen Koptik (Gereja Ortodoks Mesir) untuk mengunjungi Israel. Dia beralasan:
1. Jika kita mengunjungi Israel, sama saja kita mengatakan bahwa kita setuju dengan apa yang dilakukan Israel pada orang-orang Arab dan Palestina.
2. Uang yang kita habiskan di Israel akan menjadi sumber pendapatan bagi orang-orang Yahudi untuk melawan orang-orang Arab.

Dia menyatakan, “Saya tidak akan mengunjungi Yerusalem sampai Yerusalem dipindahkan dari tangan orang Yahudi ke tangan orang Arab. Kemudian saya akan pergi ke Yerusalem dengan bergandengan tangan bersama Syekh Al-Azhar (pemimpin agama Islam tertinggi di Al-Azhar).”5

BENTENG TRADISI/ROH AGAMA

Penolakan Perjanjian Lama
Karena sikap mereka terhadap orang-orang Yahudi, banyak orang Kristen di Timur Tengah percaya bahwa Perjanjian Lama tidak berlaku lagi. Seorang teman yang adalah pendeta di sebuah gereja Arab berkata kepada saya, “Ketika saya berkhotbah dari Perjanjian Lama, mereka akan berkata, ‘Kami tidak percaya, dan jika Anda tidak berhenti berkhotbah dari Perjanjian Lama, kami tidak akan pernah kembali gereja Anda lagi.” Orang-orang Kristen mengatakan Perjanjian Lama hanya bagi orang Yahudi saja. Mereka tidak mengakui bahwa Tuhan memakai Perjanjian Lama untuk berbicara kepada seluruh dunia.

Pengaruh budaya Arab di Alkitab Arab
Masalah besar lainnya bagi gereja Timur Tengah adalah kata apa yang digunakan untuk ‘Tuhan’ dalam Alkitab Kristen bahasa Arab. Kebanyakan orang Barat akan terkejut saat mengetahui kata yang digunakan untuk ‘Tuhan’ dalam Alkitab bahasa Arab, yaitu kata Allah. Jadi Yohanes 3:16 berbunyi, “Karena Allah begitu mengasihi dunia …” Ketika Alkitab Arab merujuk ke bagian lain dari Tritunggal, itu tertulis Allah Anak atau Allah Roh Kudus.

Untuk diri saya sendiri, saya membenci hal ini dari Alkitab bahasa Arab. Saya sudah dibebaskan dari Islam, dan saya tidak punya keinginan untuk membaca nama Allah dalam Alkitab. Bagi saya, kebencian, kehancuran, pembunuhan, kemarahan, penipuan, rasisme dan keputusasaan – ini adalah karena nama Allah.

Namun, orang Kristen Arab mengatakan bahwa mereka ingin mengunakan nama Allah, karena kata itu berasal dari warisan Arab mereka. Mereka mengatakan bahwa nama Allah telah digunakan di tanah Arab sebelum Islam. Namun, faktanya adalah bahwa nama Allah tidak pernah merujuk pada satu Tuhan yang sejati dari surga.

Saya berbagi masalah ini dengan Anda untuk membantu Anda memahami bahwa ada roh agama di dalam gereja Timur Tengah yang perlu diubah. Ini hanyalah salah satu buktinya.

Roh ketakutan
Tantangan besar lain bagi gereja adalah roh ketakutan. Saya mengenal seorang wanita Arab Kristen yang luar biasa yang aktif di penginjilan. Dia menceritakan kisah ini kepada saya:
Suatu hari anakku datang dan bertanya padaku, “Ma, jika seorang muslim fanatik datang kepada mama dan berkata pada mama agar masuk Islam, dan bahwa jika mama menolak maka dia akan membunuh anak-anak mama, apa yang akan mama lakukan?” Saya menunggu sebentar, tetapi saya mengatakan kepadanya, “Mama tidak akan menyangkal Yesus Kristus, bahkan jika dia mengancam akan membunuh anak-anak mama.” Anakku meninggalkan ruangan sambil berkata, “Ma, saya sangat senang mendengarnya dari mama dan mengetahui bahwa saya dan saudara-saudara saya tidak bisa menggantikan Yesus Kristus dalam hidup mama. Terima kasih, ma. Mama memberiku pelajaran lain seperti apa iman dalam Yesus Kristus itu.”

Keluarga ini benar-benar hidup dari ayat ini:
Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. -Matius 10:37

Murid-murid Yesus dapat menyebarkan Kabar Baik ke seluruh dunia karena darah Yesus sudah mengalahkan Iblis dan menghancurkan benteng roh ketakutan. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa … -Matius 10:28

Paulus, yang mengalami penganiayaan hebat, menulis:
Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, -Filipi 3:8

Saya menangis setiap hari kepada Tuhan, meminta Tuhan untuk menghancurkan semua jenis benteng yang melemahkan gereja dari melaksanakan Amanat Agung yang diberikan Tuhan. Saya minta Tuhan untuk memberi mereka kemenangan atas rasa takut terhadap kaum muslim.

TUHAN SEDANG BERGERAK
Ada orang-orang Kristen di Timur Tengah yang tidak mengikuti pola ini. Mereka bekerja keras dan berani memberitakan Kabar Baik untuk semua jenis orang yang mereka hadapi. Mereka adalah orang-orang yang mengagumkan, dan doa saya adalah agar jumlah mereka bertambah.

Saya salut kepada keberanian orang-orang seperti Pendeta A.B, seorang pria muda berusia tiga puluhan yang tinggal di Kairo. Ia dibesarkan di gereja evangelis di Mesir. Ia bekerja di bawah tanah di antara muslim di sana, memberitahu mereka tentang Kabar Baik. Saya bertemu dengannya saat saya kuliah di sebuah perguruan tinggi Kristen. Dia penuh kasih bagi semua orang yang diluar Yesus. Dia berkata pada saya, “Saya percaya bahwa tanggung jawab kita sebagai anak-anak Tuhan adalah untuk menginjili orang-orang Yahudi di Timur Tengah dan bersaksi bagi mereka dan memberitahu mereka tentang Mesias.”

Ini adalah keinginan hati saya. Ini adalah tangisan saya kepada Tuhan bahwa Ia menaruh kasih-Nya di gereja Timur Tengah untuk orang-orang Yahudi dan juga untuk umat Islam. Saya berdoa agar gereja dapat menjadi jembatan antara muslim dan Yahudi di Timur Tengah. Saya meminta agar Tuhan mengubah hati mereka dan memberi mereka pengertian yang lebih baik mengenai firman Tuhan dan hati Yesus Kristus.

Tuhan adalah setia, dan Dia dapat menjawab doa kita. Tuhan lebih cemburu daripada saya – lebih daripada semua orang – untuk gereja-Nya. Dia punya rencana untuk gereja-Nya, dan Dia akan memenuhi rencana itu.

Roh Tuhan sedang bergerak setiap hari di dalam hati orang-orang Kristen dan para pemimpin Kristen di Timur Tengah. Tuhan sedang membuka mata anak-anak-Nya, sehingga mereka dapat melihat hati Tuhan terhadap Yahudi dan muslim.

About these ads
This entry was posted in BUKU. Bookmark the permalink.

2 Responses to BAB 25 Pergumulan Gereja Timur Tengah

  1. mohon dijawab kerana sudah lama saya ingin bertanya kepada org kristian dan maaf jika soalan saya ini menyinggung perasan anda..soalan saya :

    1.juruselem merupakan kota suci orang kristian dan peperangan merebutkan kota ini berlaku selama 1000 tahun (perang salib) untuk mendapatkannya.tapi yg menghairankan saya setelah pihak kristian berjaya merebutkan juruselem,kenapa kota ini diserahkan kepada org yahudi yg kita ketahui menganiaya jesus?sepatutnya umat kristian tidak menyerahkan juruselem kepada mereka kerana ia kota suci umat kristian ( umpama Mekah bagi umat islam),ini tidak setelah berpenat lelah berperang,hasil kemenangan diberikan pada pembunuh yesus. saya amat hairan.lagipun semasa umat islam memerintah org yahudi,kristian dan islam dapat beribadah dijuruselem,dengan aman.tetapi selepas yahudi memerintah,mereka tidak bersikap adil kepada umat islam dan kristian,terutama pada umat islam.sedangkan semasa umat islam kuat dan menguasai dunia pada ketika dahulu,umat islam tidak pernah menganiaya mereka atau melakukan pembunuhan beramai-ramai pada mereka(lihat catatan sejarah).apa salah umat islam diperlakukan demikian?.salahudin ayubi semasa dapat merebutkan kembali juruselem, telah berlaku adil pada umat kristian dan yahudi sehingga namanya harum dibarat kerana keadilannya.dibarat mereka memanggil namanya Saladin.

    2.kenapa berlakunya permisahan urusan dunia dan agama (sekularme) didalam agama kristian sedangkan sebelumnya tiada permisahan?sedangkan injil datangnya dari Tuhan dan ia pasti tiadanya kelemahan dan cukup untuk memandu manusia dari segala hal hal kehidupan manusia.baik moral,kehidupan,ekonomi dan politik serta lain-lain.permisahan urusan dunia dan agama menyebabkan org berfikir seolah-olah kitab injil tidak mampu memenuhi kesemua keperluan manusia.harap dijelaskan secara ilmiah.

    3.kenapa setelah umat kristian menguasai dunia,,umat kristian tidak menjadikan injil sebagai rujukan urusan pemberintahan negara baik bab hukum,politik dll,ini tidak demokrasi bukan berlandaskan prinsip agama krisitian yg diagungkan dan menjadi basic kepada negara-negara kristian sampai hal yg dilarang oleh agama kristian seperti zina,homoseks,riba dll dibolehkan melampaui agama itu sendiri dengan alasan hak kebebasan manusia.umat islam semasa kuat dan menguasai dunia mereka memang menjadikan agama sebagai basic dlm urusan hukum,sosial,ekonomi dan dlm hal politik mereka.itu yg saya hairan kenapa setelah kuasa dunia sudah ditangan, ia tidak digunakan untuk menunjukkan kebaikan dan kesempurnaan agama kristian itu sendiri.harap dapat menjawab dengan ilmiah dan maaf diatas soalan yang kristis ini.maaf ya bukan nk menghina agama kerana dildama agama saya sendiri melarang menghina agama lain dan akibatnya berdosa.(surah al kafiruun-‘kamu dengan agamamu,aku dengan agamaku’thanks.

  2. harvey says:

    saya jawab salah satunya tentang pemerintahan Yesus pernah memberikan jawaban pertanyaan dari pemuka agama Yahudi tentang pajak apakah kita harus bayar pajak pada kaisar atau padaTuhan
    maka kata Yesus berikan pada kaisar apa yang kaisar punya dan pada Tuhan apa yg milik Tuhan
    disini bisa kita bahwa pemerintah Orang kristen itu Tuhan karna semua adalah kepunyaannya tanpa batas ..Karna pemerintahan duniawi hanya untuk masalah dunia dan pasti ada kelemahan karna dilakukan oleh manusia bukan Tuhan.karna Tuhan yang memerintah sepanjang masa untuk semua mahluk tidak terbatas wilayah.
    untuk saudara. Shahrul Nizam kita memang beda tapi kita hidup rukun bersama sama
    Tuhan memberkati…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s