BAB 22 Muslim Percaya Bahwa Yahudi Membenci Mereka

MUSLIM TELAH MENGEMBANGKAN DENGAN BAIK SIKAP dan dasar pemikiran tentang orang-orang Yahudi. Mereka diajarkan dalam Quran, dalam hadist, oleh tradisi, oleh budaya, di sekolah, di rumah, di kafe dan di jalan. Mereka tahu pasti bahwa orang Yahudi adalah musuh nomor satu mereka. Muslim juga percaya bahwa orang Yahudi memiliki perasaan yang sama terhadap mereka. Terus terang saja, umat Islam percaya bahwa Yahudi benci Islam dan ingin menghancurkannya.

Dr Mustafa Mahmoud, salah satu penulis paling populer di dunia Arab hari ini, menulis bahwa orang Yahudi ingin “menarik Islam sampai ke akar-akarnya.” Dia menyatakan bahwa keterlibatan Yahudi dalam Perang Parit adalah usaha pertama mereka untuk memberantas Islam. Ia juga menulis bahwa orang Yahudi berada di belakang perang di seluruh dunia dengan motif menghancurkan Islam. Penulis muslim lainnya membagikan pandangannya.1

Muslim percaya bahwa Yahudi memiliki daftar panjang alasan ingin menghancurkan Islam. Seorang Profesor Islam mencantumkan alasan tersebut dalam bukunya, mengancam dan Menantang. Mereka adalah:
• Orang-orang Yahudi marah karena Allah menolak mereka sebagai orang-orang pilihan-Nya dan memilih Islam sebagai gantinya.
• Al-Quran menunjukan kepada dunia bahwa orang Yahudi adalah sumber segala kejahatan.
• Muhammad lebih berkuasa daripada semua nabi Yahudi sebelum dia. Dia adalah nabi akhir, dan Quran adalah wahyu terakhir.
• Muhammad menghancurkan permukiman Yahudi dan memaksa mereka untuk meninggalkan Saudi.
• Para sarjana Muslim terbukti mereka lebih hebat, jujur dan setia daripada rabi Yahudi karena para sarjana Muslim tidak pernah mencoba untuk mengubah Al Quran. Mereka menyatakan rabi Yahudi mengubah Firman Allah dan menggantinya dengan kata-kata mereka sendiri, dengan demikian mengorbankan posisi dan kewenangan yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan.
• Selama sejarah pertempuran dan perang, tentara dan pejuang muslim terbukti lebih kuat daripada prajurit Yahudi (sampai zaman modern ketika pemerintahan sekuler Muslim melawan Israel).
• orang Yahudi tahu bahwa negara Yahudi yang kuat dan negara Islam yang kuat tidak dapat ada bersama-sama pada waktu yang sama.
• umat Islam tidak akan membiarkan orang-orang Yahudi untuk mendirikan negara baru di tanah mereka, dan mereka tidak akan membiarkan orang-orang Yahudi memiliki Bait Suci.

Menurut penulis Muslim ini, alasan-alasan di atas membuat kebencian Yahudi terhadap umat Islam semakin lengkap. Dengan kata lain, ia berpikir bahwa orang-orang Yahudi menganggap umat Islam menjadi musuh terburuk mereka.2

Saya sedih untuk mengatakan bahwa semua hal ini adalah apa yang saya percaya ketika saya sedang mempraktekan Islam di Mesir. Saya adalah produk Islam, dan hatiku telah diracuni. Saya percaya orang-orang Yahudi terlibat dalam pertempuran yang belum selesai terhadap Islam.

Izinkan saya menyimpulkan dengan mengatakan bahwa saya telah belajar bahwa sebagian besar Orang Yahudi tidak mempunyai kebencian terhadap umat Islam. Kebanyakan orang Yahudi hanya ingin diizinkan untuk menjalani kehidupan mereka dan praktek iman mereka. Mereka tidak keberatan Muslim mempraktekkan iman mereka selama umat Islam tidak membahayakan orang-orang Yahudi.

Kitab Suci Yahudi tidak mengajarkan kebencian terhadap Islam. Mereka bahkan tidak menyebut Islam, karena Islam tidak ada pada saat itu ditulis.

Banyak orang Yahudi di Israel sangat frustrasi oleh Palestina, tetapi mereka tidak berusaha untuk menghancurkan agama Islam.

GAMBAR TELAH LENGKAP

Sekarang saya yakin bahwa Anda memiliki pemahaman yang baik dari penyusunan dasar hubungan antara Islam dan Yahudi hari ini. Bagian selanjutnya dari buku ini akan sangat menarik, karena menceritakan bagaimana dua kelompok ini dapat diajak bersama-sama.

This entry was posted in BUKU. Bookmark the permalink.

3 Responses to BAB 22 Muslim Percaya Bahwa Yahudi Membenci Mereka

  1. Tiwuk says:

    Tapi percuma saja….sepanjang orang2 muslim masih menggunakan al quran dan muhammad sebagai nabi mereka, keadaan tidak akan bisa berubah. Apalagi karena ajarannya sudah dipraktekkan dalam kehidupan selama berabad-abad.
    Jadi muslim akan tetap hidup dalam kebencian dan permusuhan

  2. Zakir turun says:

    Padahal agama manapun tidak ada yg mengajarkan membenci manusia.Saya sempat terkejut jg mendengar kata teman saya yg islam bahwa itu sudah tertulis di al’quran.Padahal kalau diambil secara akal sehat sifat membenci adalah sifat setan dan merupakan sifat jelek,ya mungkin yg pindah dri islam ke agama lain krn menyadari hal itu.Beruntung agama saya nengajarkan tidak membenci n saling menghargai sesama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s