BAB 8 Apakah Panggilan Quran untuk Toleransi atau Perang Suci?

SEKARANG MARI JAWAB PERTANYAAN yang kita miliki pada awal bagian: Bagaimana orang bisa mengklaim bahwa Quran mengajarkan dua hal yang berlawanan?
• Toleransi terhadap non-Muslim
• perang suci terhadap non-Muslim

Kunci untuk menjawab pertanyaan ini adalah untuk mengingat bagaimana Quran diturunkan. Muhammad mengatakan bahwa malaikat Gabriel akan datang kepadanya dari waktu ke waktu dan mengungkapkan ayat. Proses ini terjadi selama sekitar dua puluh dua tahun. Wahyu sering secara langsung berhubungan dengan apa yang terjadi dalam kehidupan Muhammad pada saat itu.

Kehidupan Muhammad dapat dibagi menjadi dua bagian-yang toleran tahun di Mekah dan agresif tahun di Madinah. Muhammad menerima wahyu di Madinah kadang-kadang berbenturan dengan yang dari Mekkah. Dan Anda akan belajar, Muhammad menerima wahyu yang mengatakan umat Islam bagaimana mengatasi kontradiksi-kontradiksi ini.
Mari pertama kita lihat di ” tahun toleran” Muhammad.

TAHUN TOLERAN

Muhammad tinggal di Mekah ketika ia pertama kali mulai menerima wahyu pada tahun 610. Pada saat ini ia adalah seorang khatib, mencoba untuk memenangkan orang kepada Islam dengan bersikap baik. Bahkan setelah dia dan para pengikutnya dianiaya dan pindah ke kota terdekat dari Madinah pada tahun 622, Muhammad terusmengkotbahkan pesan positif untuk sekitar satu tahun, berharap bisa menarik orang kepada Islam dengan cara itu.

Maka tidak ada paksaan dalam agama: Kebenaran berdiri jelas dari Kesalahan: siapa pun yang menolak Kejahatan dan beriman kepada Allah telah menangkap tangan yang paling dapat terus dipercaya, yang tidak pernah istirahat. Dan Allah mendengar dan mengetahui segala sesuatu.
-Surah 2:256, Terjemahan Ali

Dasarnya ayat ini berkata, “Anda tidak bisa memaksa orang untuk mengubah agama mereka. Cara yang benar seharusnya nyata.” Orang-orang yang mengatakan Islam adalah agama damai merujuk ayat ini.1 Namun, mereka perlu mempertimbangkan bahwa ayat ini hanyalah bagian awal wahyu yang di terima Muhammad mengenai orang-orang yang menolak Islam.
Muhammad menyajikan agama yang damai saat ini-sebuah strategi yang baik karena ia hanya punya beberapa pengikut dan mereka semua sangat rentan. Tapi Islam tidak selamanya lemah.

TAHUN YANG AGRESIF

Ketika ia pertama kali tiba di Madinah, Muhammad terus berusaha untuk membujuk orang dengan kata-kata sendirian. Hal ini berlangsung selama sekitar satu tahun, selama waktu tersebut Muhammad memualafkan banyak penyembah-penyembah berhala tetapi hampir tidak seorangpun Yahudi. Maka Muhammad meluncurkan strategi baru, sebuah strategi yang didasarkan pada kekuasaan. Ini adalah ketika ia menyatakan jihad (perang suci) dan keluar untuk mengkonversi non Islam dengan pedang. Salah satu wahyu barunya menyatakan:

bunuh Musbrikun [pagan] mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkap mereka dan kepung mereka, dan berbaring di menunggu mereka di masing-masing dan setiap penyergapan.
-Surah 9:5

“ayat pedang,” Ini seperti yang sekarang dikenal, kontradiksi dengan ayat-ayat sebelumnya seperti Surah 2:256 di atas. Namun, sebuah ayat diturunkan kepada Muhammad di Madinah yang membenarkan inkonsistensi.

Apa pun yang Ayat (wahyu) yang Kami membatalkan (abrogasi) atau menyebabkan lupa, Kami mendatangkan yang lebih baik satu atau mirip dengan itu. Tahu kau tidak bahwa Allah dapat melakukan segala sesuatu?
-Surah 2:106

Ayat ini mengatakan bahwa Allah menyebabkan beberapa bagian dari Quran yang akan dibatalkan. Membatalkan berarti “untuk menghapuskan oleh tindakan otoritatif,” “untuk diperlakukan sebagai tidak ada” atau “untuk membatalkan.” atau “dibatalkan” ayat-ayat ”batal” ini diganti dengan ayat-ayat yang “lebih baik” atau serupa.
Aplikasi praktis dari prinsip ini adalah bahwa ketika ada kontradiksi antara dua ayat dalam Quran, wahyu yang lebih baru menggantikan wahyu sebelumnya. Baru membatalkan yang lama.
Anda masih dapat membaca kata-kata, “Tidak ada paksaan dalam agama,” dalam Quran, tetapi mereka tidak lagi memiliki wewenang. Ayat ini telah mansookb (dibatalkan) dengan ayat-ayat yang datang kemudian.

YAHUDI DAN ORANG KRISTEN MENANTANG MUHAMMAD

Orang Yahudi dan Kristen sedang menonton ajaran Muhammad dengan hati-hati. Ketika mereka melihat dia mengubah ajarannya, mereka mengkritiknya: “Bagaimana kau bisa dari Allah? Apa tuhan berubah pikiran? Bagaimana kau bisa berkata satu ayat hari ini dan kemudian membatalkannya besok?”

Keluhan mereka disebutkan dalam Quran.

Dan apabila Kami mengganti Ayat (dari Quran,) di tempat lain-dan Allah lebih mengetahui apa yang Allah telah menurunkan-mereka (orang-orang kafir) berkata: “Kamu (O Muhammad) hanyalah Muftari! (pemalsu, pembohong). “Tidak, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
-Surah 16:101

Dalam ayat berikutnya, Allah mengatakan kepada Muhammad bagaimana untuk menjawab tuduhan ini.

Katakanlah (hai Muhammad) Ruh-ul-Qudus Qibril (Gabriel)] telah membawa itu (Quran) turun dari Tuhanmu dengan kebenaranmenguatkan dan mengokohkan (Iman dari) orang-orang yang beriman, dan sebagai petunjuk dan kabar baik kepada mereka yang tunduk (kepada Allah sebagai Muslim).
-Surah 16:102

Dengan kata lain, Allah mengatakan kepada Muhammad dengan mengatakan bahwa Quran adalah benar, itu datang dari Allah, dan itu adalah untuk kepentingan orang-orang yang percaya di dalamnya. Ini adalah jawaban tentang mengapa beberapa ayat-ayat baru yang bertentangan dengan beberapa ayat-ayat sebelumnya.

APAKAH SEMUA MUSLIM MENAFSIRKAN QURAN CARA INI?

Sekarang Anda harus bertanya pada diri sendiri, Apakah semua muslim menafsirkan Quran dengan cara ini? Apakah semua Muslim menerima bahwa kontradiksi dalam Quran ini dipecahkan dengan menggunakan wahyu terbaru?
Prinsip ini dikenal dalam bahasa Arab sebagai naskh. Ini berarti bahwa Allah memimpin Muhammad dalam wahyu progresif.
Naskh diterima secara luas dalam Islam. Dua mazhab terbesar dalam Islam, Sunni dan Syiah, menerima prinsip ini. Saya belajar itu pada SMA muslim saya. Saya juga belajar itu di Al-Azhar University di kelas komentar Alquran. Saya mengajarkannya di masjid di mana saya berkhotbah.

Banyak salinan Quran memiliki tabel yang menunjukkan apakah sebuah surat yang dari Mekkah atau Madinah dalam rangka untuk membantu pembaca tahu yang merupakan wahyu yang lebih baru.

Bahkan sejarah Quran menunjukkan bahwa naskh itu valid. Jika ada ada naskh, pengikut Muhammad akan hanya tinggal dengan cita-cita Mekkah. Tidak akan ada jihad dan tidak ada militer Islam untuk menaklukkan orang dan bangsa di seluruh dunia. Islam tidak akan pernah meninggalkan Saudi.

Masalahnya adalah, jika Anda tidak menerima naskh, bagaimana Anda akan menafsirkan Quran? Apakah Anda akan hanya memilih ayat-ayat yang paling Anda sukai? Dan apa yang akan Anda lakukan mengenai contoh Muhammad? Dia melakukan lebih dari sekadar berkhotbah di Mekah. Dia pergi ke Madinah dan menyatakan perang terhadap orang-orang kafir. Apakah Anda akan mengikuti hanya setengah dari contohnya?

Kalau ada yang menyangkal terus wahyu Allah kepada Muhammad, mereka menolak Islam itu sendiri. Beberapa Muslim yang tidak mendapatkan pengajaran yang lengkap dalam iman mereka mungkin tidak mengerti naskh sepenuhnya, tetapi masih merupakan prinsip dasar Islam

This entry was posted in BUKU and tagged , . Bookmark the permalink.

3 Responses to BAB 8 Apakah Panggilan Quran untuk Toleransi atau Perang Suci?

  1. eddy says:

    Kitab suci tidak hanya mendasarkan dirinya dengan “dongeng” bahwa ini adalah wahyu allah, dan semua perdebatan akan berhenti dengan dasar wahyu allah yang tidak dapat dibantah.
    Subhanalloh.

  2. ajaran islam memang salah kaprah, mereka tidak tahu bhw nabinya adalah nabi cabul, pemfitnah, penzinah, pembenci, penghasut bahkan pembunuh nonmuselem….! jelas si mamad adalah nabi palsu karena nabi ini tidak pernah dinubuatkan dalam alkitab baik perjanjian lama maupun baru….! nabi gila…. sontoloyo ……sampai-sampai para pengikutnya dibegoin dan dibutakan mata, hati dan pikirannya oleh syaiton-iblis bhw sesungguhnya si mamad ini tidak pernah ada mukjizat padanya…..! itulah salah satu petunjuk jelas bhw tidak setiap orang bisa mengaku-aku sbg nabi dari allah yang sejati…..! gitu aja koq budeq, tuolol, dungu, guoblok, setan-iblis lu dasar….!

    nih, mau bukti bhw nabi cabul kalian sekarang dah ada di neraka, di siksa auwloh swt sampai selama-lamanya….! klik yang satu ini:

    http://surgadannerakaabadi.blogspot.com/2012/03/muhammad-yang-di-sebut-nabi-oleh-orang.html

    (mau ngomong apa lagi kalian…. muselem2 anjing, bangsat dan keparat….. suka ngebom gereja, ngebom sana-ngebom sini, entot sana-entot sini sama seperti kelakuan nabi kalian…..!!!)

    • Budak Arab Exs says:

      Haruskan anda membiarkan mereka yang tersesat??? Dan apakah dengan sumpah serapah itu anda sudah menjalankan perintah Tuhanmu, apa bedanya anda dengan mereka ….kenapa SANG FIRMAN yg jadi manusia mengajarkan ,kasihilah musuhmu dan berdoalah yang baik untuk mereka yang telah menganiaya kamu…..jawabnya : supaya kamu SEMPURNA seperti BAPAMU disorga SEMPURNA …yang memberikan hujan dan sinar matahari dan musim2 kepada segala orang dgn tidak membedakan contoh pernahkah lihat hujan turun hanya dirumah org baik sedang tetangganya yg jahat tidak mendapatkannya……nah SEMPURNA lah seperti BAPA disorga SEMPURNA maksudnya demikian….walau muslim ada yg jahat jadi teroris membunuh menjarah menghancurkan yg salah adalah ada ayat2 dikitab yg mereka percayai dengan melakukan itu mereka merasa berbakti pada allah mereka…jadi muslim patut dikasihani karena tersesat dari ajaran Tuhan Sejati…dan jadilah anda TERANG dan GARAM bagi dunia yg GELAP ini itu perintah dari SANG FIRMAN sendiri jadi bukannya membenci orgnya bencilah perbuatannya dan sadarkanlah melalui doa juga bagi mereka……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s