Prolog

MENULIS TENTANG ISLAM DAN KAUM YAHUDI bukan hanya sebuah proyek penelitian untuk saya. Ini adalah hidup saya. Tiga puluh empat tahun pertama hidupku aku memperlakukan orang lain sesuai dengan apa yang Quran dan nabi Islam katakan kepada saya. Saya hidup bertahun-tahun hanya untuk satu tujuan: untuk melayani Allah, tuhan Islam, dan taat kepada nabi Muhammad. Aku menjadi seorang sarjana Islam, menghafal seluruh isi Al-Quran dan mendapatkan gelar doktor dalam sejarah dan budaya Islam.

Dalam bahasa Arab kita berkata, “bukanlah kejahatan tumbuh seperti ayahmu.” Anda akan terlihat seperti ayah Anda secara otomatis. Dengan cara yang sama, wajar bagi saya untuk tumbuh besar dengan kebencian terhadap orang-orang Yahudi karena itu adalah sikap sejati Islam. Itu adalah suatu kehormatan bagi saya untuk membuktikan kepada orang-orang di sekitar saya dan bahkan kepada diri sendiri bahwa saya benar-benar menentang orang Yahudi. Saya mengambil setiap kesempatan untuk berbicara menentang mereka, mengutuk mereka, untuk meludahi batu nisan mereka. Saya melakukannya karena saya setia kepada apa yang saya percaya. saya seperti Saulus di Perjanjian Baru, yang memaki-maki dan membunuh orang Kristen dan berpikir bahwa ia menyenangkan Tuhan dengan cara ini.

Saya meninggalkan Islam dan menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, tetapi sikap saya terhadap orang-orang Yahudi tetap sama selama dua tahun. Lalu Tuhan dalam rahmat-Nya membuat saya berlutu dan menyatakan diriNya kepada saya, persis seperti yang Ia lakukan kepada Paulus.

Pembedahan ajaib, Tuhan dan Juruselamat saya Yesus Kristus, penuh kuasa, melakukan operasi surgawi di hatiku. Saya menjadi ciptaan baru dengan hati yang baru, mata yang baru dan otak yangbaru. Untuk pertama kalinya aku mengenali orang-orang Yahudi sebagai manusia, diciptakan oleh Tuhan dan dipilih oleh-Nya untuk membawa pesan-Nya ke seluruh dunia melalui nabi Yahudi dari Ishak hingga ke Mesias Yesus Kristus.

Hatiku dalam buku ini adalah untuk membantu Anda melihat mengapa umat Islam memiliki kebencian yang dalam terhadap Yahudi dan mengambil peranan bagi perdamaian mereka.

This entry was posted in BUKU. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s